Friday, 01 August 2014 - 16:44
English
Breaking News

Marak Pencurian Muatan Kapal Tenggelam

Terkait :

teRaspos -  Pemerintah berencana memberlakukan moratorium pengangkatan Benda Berharga atas Muatan Kapal yang Tenggelam di seluruh perairan Indonesia.

Namun meski moratorium dijalankan hingga saat ini aksi pencurian masih tetap marak.

 "Di lokasi-lokasi tertentu di Indonesia, para nelayan sudah banyak beralih profesi yaitu sebagai pencari lokasi kapal tenggelam,"kata Dirjen Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sudirman Saad, di Jakarta, Kamis.

Sudirman Saad mengatakan hal itu dalam Diskusi Publik yang diselenggarakan Institut Keamanan dan Keselamatan Maritim Indonesia.

Data Balitbang KKP menyebutkan terdapat 463 lokasi kapal tenggelam di Indonesia. Sementara data Badan PBB membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (Unesco) menyebutkan, kurang lebih tiga juta kapal karam yang belum ditemukan di dunia, banyak di antaranya berada di sekitar kawasan Asia Tenggara.

"Sejarawan China mengatakan bahwa sekitar 30.000 kapal China yang melakukan pelayaran, di antaranya ke Nusantara tidak pernah kembali ke pelabuhan asalnya."

Sebaran kapal-kapal tenggelam itu, kata Sudirman, berada di timur dan barat Sumatera, Selat Sunda, Pantai Utara Jawa, Selat Karimata, dan Selat Makassar.

Sementara itu, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Kacung Marijan menyatakan, persoalan BMKT jangan digantung karena menyangkut nasib orang dan cagar budaya. "Harus ada rencana aksi dan pengelola. Tapi, itu tidak mungkin diselesaikan sendiri."

Saat ini KKP tengah mencari solusi terbaik untuk semuanya berlandaskan hukum dan kemaslahatan. Ini merupakan nasib budaya bangsa dan negara. (Ant)



blog counter