Saturday, 23 August 2014 - 14:28
English
Breaking News

Pemilu 2014 Dibayangi Banyak Masalah

Adrian Napitupulu (Teraspos / Eddy Tarigan)
Terkait :

 

teRaspos Banyak masalah muncul dalam penyelenggaraan pemilihan umum. Menjelang Pemilu 2014 pun sederet permasalahan muncul, di antaranya daftar pemilih tetap bermasalah serta potensi kecurangan dan penggelembungan suara.

Hal itu dikatakan Adrian Napitupulu, calon anggota  legislatif Pemilu 2009 dan 2014, dalam diskusi di kampus Universitas Indonesia Salemba, Senin (14/10).

Adrian mengatakan kegagalannya saat menjadi calon legislatif pada Pemilu 2009 sedikit banyak akibat kecurangan yang terjadi secara sistematis. Bahkan dia menuding kecurangan dilakukan atau difasilitasi oleh negara.

"Saya tahun 2009 jadi caleg. Saya kalah dan langsung miskin kolektif absolut ketika itu," kata Adrian yang disambut tawa peserta diskusi.

"Waktu itu saya kampanye ke konstituen soal cara pencoblosan. Ketika waktu pemilihan, kertas suara berubah format dan bentuknya. Teman saya mengatakan banyak kertas suara yang sudah dicoblos."

Mantan aktivis 1998 itu juga mengkritik peran lembaga terkait dalam mengurus penyelenggaran pemilu. Dia menilai hal itu sebagai kegagalan karena negara tidak mampu membuat rakyat terlibat dalam proses demokrasi.

Apalagi, fakta yang terlihat sekarang ini adalah munculnya pejabat publik yang tidak punya kemampuan mengurus rakyat.

"Ini malah saya dengar ada tempat pemilihan mengadakan doorprize. Artinya, orang diajak memilih karena ada iming-iming hadiah, bukan karena kesadaran sendiri. Ini yang salah siapa?"

"Pemilu ini seperti membuang Rp 7,8 triliun uang negara. Saya gambarkan pemilu seperti itu. Semua yang ada itu cuma kebohongan bersama."

Dia berharap Pemilu 2014 berlangsung jujur dan adil. Sebab, pemilu yang adil akan menghasilkan pemerintah yang bagus dan memberi efek demokratisasi bangsa Indonesia.

"Satu kali saja negara menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil, maka ada harapan bagi bangsa Indonesia ke depan untuk melakukan perubahan," kata Adrian. [*]


blog counter