Presiden Jokowi

Apakah Benar Polemik Sinyal Pernyataan Jokowi Dukung Prabowo Capres 2024?

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan pernyataan yang membuat publik ramai membicarakannya. Jokowi dalam sebagian kesempatan telah memberi sinyal untuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden atau capres 2024.

Said Abdullah di Gedung DPR MPR RI. Selasa (20/9/2022).(KOMPAS.com / Valmai Alzena)

Menurut sumber dari https://nasional.tempo.co/ berikut ini adalah 5 polemik soal ucapan Jokowi untuk Prabowo :

  1. Setelah ini jatahnya Pak Prabowo

Saat menghadiri HUT ke-8 Partai Perindo pada Senin, 7 November 2022, Jokowi mengungkit kemenangannya di Pilpres 2014 dan 2019. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga hadir dalam acara itu.

“Dua kali di Pemilu Presiden juga menang. Mohon maaf Pak Prabowo,” kata Jokowi sambil tersenyum. “Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” kata Jokowi diikuti tepuk tangan.

  1. Saya sampaikan mendukung beliau

Ucapan yang hampir senada maksudnya pernah disampaikan Jokowi saat menghadiri pembukaan pameran Indo Defence 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Jokowi menyatakan memberi restu agar bekas rivalnya itu ikut Pilpres 2024.

“Sudah sejak awal. Kok restu-restu? Sejak awal saya sampaikan mendukung beliau,” kata Jokowi setelah menghadiri pameran Indo Defence 2022, Rabu, 2 November 2022.

  1. Saling bertukar pikiran

Jokowi mengatakan sudah memberikan sejumlah nasihat kepada Prabowo mengenai Pilpres 2024. “Kami saling tukar-menukar pikiran mengenai bagaimana Indonesia ke depan. Saya kira biasa lah, saya berbicara bukan sering, ya, terlalu sering dengan Pak Menhan itu,” kata Jokowi.

  1. Dianggap pujian Jokowi terhadap Prabowo

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, pernyataan Jokowi itu bentuk pujian dan dorongan terhadap Prabowo. “Harus lihat konteksnya. Konteksnya kan Pak Jokowi saling memuji. Saling memuji itu kan saling memberikan harapan, saling berikan dorongan, kira-kira begitu,” kata Hasto, Selasa, 8 November 2022.

  1. Jokowi memberi contoh

Saat menghadiri HUT ke-8 Partai Perindo pada Senin, 7 November 2022, soal jatah menang Prabowo, Hasto mengatakan semua yang hadir dalam acara itu saling memuji dan membangun suasana kondusif.

“Pak Jokowi beri contoh di situ. Konteksnya meskipun sebelumnya bersaing dengan Pak Prabowo, tapi akhirnya bisa kerja sama, itu kan bagus. Kalau masalah siapa pemimpin yang akan datang, itu yang menentukan rakyat,” katanya.

Jokowi sebelumnya mengatakan, Prabowo boleh jadi keluar sebagai jawara pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, menyusul dirinya yang telah dua kali memenangi pilpres. Hal ini dilontarkan Jokowi saat berbincang-bincang soal rekam jejaknya yang berkali-kali memenangi pemilihan lazim dari tingkat kota sampai nasional dalam acara peringatan hari ulang tahun Partai Perindo.

“Tadi Pak Hary (Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesudibjo) memperkenalkan, aku ini dua kali Wali Kota di Solo menang. Kemudian, ditarik ke Jakarta, gubernur sekali menang. Kemudian, dua kali di pemilu presiden juga menang. Mohon maaf, Pak Prabowo” kata Jokowi dalam sambutannya.

Pernyataan ini seketika membikin hadirin mengakak lepas. Prabowo yang duduk di barisan paling depan malahan berdiri dan memberi hormat ke arah Jokowi. Jokowi lalu melanjutkan, dapat jadi pada Pilpres 2024 justru Prabowo bakal keluar sebagai jawara dan terpilih sebagai presiden.

“Kelihatannya sesudah ini alokasinya Pak Prabowo,” ujar Jokowi disambut riuh tawa dan tepuk tangan hadiri lagi.