Atta Halilintar Hemat Bicara Mengenai Kasus Robot Trading, Bilang Tak Ada Hubungan

Atta Halilintar Hemat Bicara Mengenai Kasus Robot Trading, Bilang Tak Ada Hubungan

Teraspos.com – Artis sekalian YouTuber Atta Halilintar tak menjawab banyak saat ditanya berhubungan kasus dugaan penipuan berkedok investasi bodong robot trading Net89. Banyak penggiat seni yang telah dipanggil pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut seperti Kevin Aprilio, Taqy Malik, dan Mario Teguh.

Sedangkan demikian itu, suami Aurel Hermansyah itu belum juga dipanggil oleh penyidik. Ketika dijumpai wartawan malah, Atta memilih untuk irit bicara berhubungan kasus tersebut. Atta yang dijumpai di Udara Internasional Soekarno-Hatta sepulang dari Singapura itu terkesan menghindari awak media.

“Nggak ada hubungannya (dengan robot trading Net89) cuma lelang untuk masjid, untuk rumah sakit,” ujar Atta Halilintar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, Sabtu (12/11/2022).

“Itu udah disita juga sih,” tambah Atta Halilintar.

Sayangnya, dikala ditanya lebih lanjut, bapak anak satu ini seketika buru-buru masuk ke mobil dan meninggalkan awak media.

Sebelumnya, lewat akun Instagram pribadinya, Atta Halilintar menegaskan bahwa dia tidak pernah turut bermain robot trading Net89. Ia cuma melelang handband atau bandana-nya yang sering kali dia pakai dikala merintis karier.

Bandana hal yang demikian berhasil dilelang oleh Reza Paten, founder Net89 seharga Rp2,2 milyar.

Adapun uang hasil lelang hal yang demikian dipakai untuk membangun tempat penghafal Al Quran dan pembangunan mesjid.

“Dengan tujuan dana hasil lelang itu akan digunakan untuk membantu pembangunan tempat penghafal Al Quran dan juga pembangunan masjid. Jadi kalau dibilang saya main robot trading atau di dalam robot trading Net89. Saya sama sekali tidak mengerti dan tidak pernah ikut trading robot,” tulis Atta Halilintar di Instagram Story-nya.

Seperti dikenal sebelumnya, Atta Halilintar bersama empat public figure lainnya, seperti Mario Teguh, Kevin Aprilio, Taqy Malik dan Adri Prakarsa dilaporkan 230 korban dugaan penipuaan robot trading Net89 ke Bareskrim Mabes Polri pada Rabu (26/10/2022).