Fakta Lansia yang Mengaku Sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil

Fakta Lansia yang Mengaku Sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil

Teraspos.com – Media sosial sempat dihebohkan dengan pengakuan dua lansia yang mengaku Imam Mahdi dan Ratu Adil. Sekarang terbongkar sejumlah fakta berakhir polisi mengerjakan penyelidikan berhubungan dua lansia itu.
Dikenal, sejak kemunculan videonya yang viral pada Selasa (29/11), sejumlah pihak lantas turun tangan. Dari jajaran pemerintah desa, kecamatan, MUI, sampai kepolisian.

Tapi, dari hasil penyelidikan, rumah yang diwujudkan ‘singgasana’ di Hutan Kutatandingan, Karawang, itu telah kosong ditinggalkan. Padahal belum membuahkan hasil, sejumlah info telah dikantongi berhubungan kemunculan dua lansia hal yang demikian. Mereka terbukti warga pendatang yang berkesibukan menggarap lahan di Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, Karawang.

Berikut sejumlah fakta berhubungan duo lansia yang mengaku Imam Mahdi-Ratu Adil:

1. Warga Bogor

Terkuak bahwa video hal yang demikian terbukti diambil di kawasan Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bukan di Karawang. Mereka sendiri yaitu warga Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

“Sesudah kami telusuri terbukti pembuatan video hal yang demikian ada di Jonggol, Kabupaten Bogor,” kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin terhadap wartawan di kantornya, Selasa (6/12/2022).

Keduanya sudah mengakui bahwa video hal yang demikian yaitu mereka sendiri. Terhadap polisi, mereka juga mengaku mempunyai pemahaman yang lain perihal eksistensi Imam Mahdi. Keduanya sekarang berada di Polres Bogor.

“Iya sementara dari hasil informasi acara interview yang kami lakukan, yang bersangkutan mengakui bahwa itu yakni videonya. Kemudian mengakui juga bahwa yang bersangkutan mempunyai pemahaman dan ajaran yang berbeda dengan yang selama ini diyakini perihal eksistensi Imam Mahdi hal yang demikian,” ujarnya.

2. Diperiksa Polisi

Kedua lansia itu sekarang masih diperiksa di Polres Bogor. Keduanya menjalani pemeriksaan.

“Sebagian hari yang lalu terjadi viral sehubungan dengan seseorang yang mengaku Imam Mahdi. Oleh sebab itu, kami dari Polres Bogor seketika mengambil langkah-langkah antisipatif dengan minta keterangan yang bersangkutan dan mengamankan yang bersangkutan,” kata Iman Imanuddin.

Supaya itu dilaksanakan untuk mencegah sesuatu yang tak diharapkan terjadi, sebab hal itu telah cukup memunculkan keresahan di tengah-tengah masyarakatnya.

“Karena tak terjadi sesuatu hal kepada yang bersangkutan beserta keluarganya. Selain ini telah cukup membuat resah di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

3. Dipertemukan dengan Kemenag

Polisi berencana mempertemukan dua lansia itu dengan pihak Kementerian Agama (Kemenag). itu, FKUB dan MUI Kabupaten Bogor juga akan dilibatkan.