Karyawati melayani nasabah di kantor cabang PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP), Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Menjelang Rights Issue, Saham BPKP Jatuh Hingga 57,78%

Teraspos.com – Harga saham PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) ditutup turun 0,75 persen ke posisi Rp132 pada Kamis (10/11/2022). Menjelang aksi penambahan modal melalu rights issue, saham BBKP justru tercatat merah dalam setahun.

Mengacu pada laporan pada RTI, peforma harga saham bank yang kini dikontrol oleh bank jumbo Korea selatan tersebut mencatatkan penurunan sampai 57,78 persen dalam setahun dengan rata-rata harga Rp133,19 per saham.

Namun sebelumnya, harga saham emiten berkode BBKP tingkatan terendah secara year-to-date (ytd) tercatat di Rp129 dengan harga saham tertinggi Rp302.

Untuk diketahui, PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) bakal menggelar rapat lazim pemegang saham luar lazim (RUPSLB) pada 30 November 2022 akan datang.

Hal hal yang demikian diselenggarakan atas persetujuan perubahan pasal 4 ayat 1 dan 2 mengenai Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan agenda peningkatan modal dasar dalam kaitanya dengan Hak Memesan Efek Terutamanya Dulu (HMETD). Lebih lanjut, rapat hal yang demikian akan membahas aksi Penawaran Awam Terbatas VII dengan memberikan Hak Memesah Efek Terutamanya Dulu (PUT VII).

Pantas agenda, bank berkode emiten BBKP ini berencana menambah modal dengan menerbitkan hingga 120 miliar saham baru. “Perseroan merencanakan untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 120.000.000.000 saham kelas B dengan nilai nominal Rp100 per saham,” tulis manajemen dari keterbukaan kabar dikutip Bisnis pada Kamis (10/11/2022).

Nantinya, harga proses dan kepastian jumlah saham yang diterbitkan akan diumumkan sesudah meraih persetujuan OJK. Melainkan, bila mengacu pada keterangan jumlah maksimal saham yang diterbitkan, dan asumsi level penutupan harga saham hari ini, maka BBKP diproyeksikan bakal meraup Rp15,6 triliun modal tambahan.