Indonesia Menjadi Tuan Rumah M4 World Championship Mobile Legends

M4 Mobile Legends: Jadwal, Daftar Tim, Hadiah dan Format Pertandingan

Teraspos.com – Persaingan Mobile Legends skala internasional bertajuk M4 World Championship, dalam sebagian minggu lagi akan digelar. Tepatnya diawali pada tanggal 1 Januari 2023.

Persaingan ini mempertemukan rentetan tim Mobile Legends terkuat dari masing-masing kawasan. Pun, untuk membuatnya lebih meriah, Moonton sudah menyiapkan hadiah hingga miliaran rupiah.

Nah dalam rangka memperkaya pengetahuan gamer berkaitan M4 World Championship, berikut hal-hal penting yang mesti dikenal. Untuk kabarnya sendiri mulai dari jumlah tim, total hadiah, waktu proses, wujud lomba yang dipakai.

Jadwal World Championship

Head of Business Development Moonton Indonesia, Martinus H. Manurung, menyatakan untuk perlombaannya diawali pada tanggal 1-15 Januari 2023. Berdasarkan pantauan detikINET dari Instargam MPL Indonesia, nantinya kompetisi dibagi menjadi tiga fase.

  • Grup Stage: 1-4 Januari 2023. Di sini nantinya 16 tim akan dibagi menjadi empat grup. Namun tak ada yang dieliminasi, di mana dua tim teratas dari setiap grup akan mengisi slot di upper bracket dan sisanya di lower.
  • Knockout Stage: 7-14 Januari 2023. Serupa dengan bracket di playoff MPL, di mana tim yang berada di upper mempunyai dua nyawa. Walaupun mereka yang ada di lower akan langsung gugur jika mengalami kekalahan.
  • Grand final: 15 Januari 2023. Di partai puncak ini, menetapkan siapa juara M4 World Championship.

Nah untuk lokasi pertandingan M4 Mobile Legends berbeda di setiap fase. Para partisipan akan berlaga secara offline di XO Hall (MPL Kancah) pada babak grup Stage.

Kendati demikian, berbeda dengan knockout stage dan grand final. Hal ini mengingat, 16 tim bakal tampil di hadapan ribuan penggemar Mobile Legends Tanah Air di Istora Senayan, Jakarta.

Daftar Tim M4 World Championship

Public Relations Manager Moonton Indonesia, Azwin Nugraha, sudah memperkenalkan bahwa jumlah partisipan yang berlomba totalnya ada 16 regu. Mereka semua berasal dari region yang menghasilkan Mobile Legends Professional League (MPL), sebagai turnamen utama Mobile Legends.

“Untuk Indonesia sendiri kita dapat dua slot. Jadi di MPL Indonesia, nanti yang main di grand final, dua tim tersebut yang bakal mewakili Indonesia di ajang piala dunia Mobile Legends,” kata Azwin.

  • Juara MPL ID S10 – Onic Esports (Indonesia)
  • Runner-up MPL ID S10 – RRQ Hoshi (Indonesia)
  • Juara MPL PH S10 – Blacklist International (Filipina)
  • Runner-up MPL PH S10 – Echo (Filipina)
  • Juara MPL MY S10 – Team HAQ (Malaysia)
  • Runner-up MPL MY S10 – Todak (Malaysia)
  • Juara MPL SG S4 – RSG Singapore (Singapura)
  • Juara MPL KH – Burn x Flash (Kamboja)
  • Juara MPL MENA – Thrones Esports (Timur Tengah)
  • Juara Myanmar Qualifier – Falcon Esports (Myanmar)
  • Turkiye Sampionasi – Incendio Supremacy (Turki)
  • Juara NACT Fall 2022 – Team Valley (Amerika Utara)
  • Juara MLSL S1 – S11 Gaming ARG (LATAM)
  • Runner-up MLSL S1 – Malvinas Gaming (LATAM)
  • Juara MPL BR S3 – RRQ Akira (Brasil)
  • Juara Mekong Qualifier – MDH Esports (Laos, Thailand, dan Vietnam)

Total Hadiah M4 World Championship

Untuk memeriahkan kompetisinya, regu yang jawara tidak hanya akan menyandang gelar jawara saja. Akan namun sudah ada apresiasi finansial yang dapat diperoleh segala partisipan.

Menurut isu yang dipaparkan Azwin, angkanya masih serupa dengan M3 World Championship, yaitu USD 800 ribu atau sekitar Rp 12,4 miliar. Melainkan belum dikenal berapa nilai yang akan diboyong sang jawara nantinya.

Sedikit isu, untuk total hadiah kompetisi dunia Mobile Legends sendiri mengalami peningkatan seandainya dibandingi sebelumnya. Jikalau berkaca dari M1 World Championship sebesar USD 250 ribu atau sekitar Rp 3,8 miliar dan M2 World Championship senilai USD 300 ribu atau sekitar Rp 4,6 miliar.

Format M4 World Championship

Seperti yang sudah dibeberkan bahwa kompetisi diselenggarakan mulai dari 1-15 Januari 2023. Selama itu, semua tim akan melakoni rangkaian lomba dari babak grup stage sampai grand final.

Di grup stage, 16 tim yang sudah dibagi ke dalam empat grup akan beradu tanding dengan format Best of 1 (Bo1). Cuma saja, di fase ini, tak akan ada tim yang tereliminasi.

“Bedanya dengan piala dunia lainnya adalah, untuk grup stage ini tidak ada yang akan pulang. Cuman nanti hasilnya menentukan posisi mereka di posisi bracket playoff,” kata Martinus.

Setelah grup stage usai, segala tim bersaing di Knockout stage atau mungkin para penggemar lebih tenar dengan kata playoff. Di sini formatnya berubah menjadi Best of 5 (Bo5).

Lalu partai puncak, kedua tim yang telah sukses lolos, akan berlomba lebih lama lagi. Mereka patut bisa mengumpulkan empat kemenangan di grand final, di mana bentuk laganya sendiri, adalah Best of 7 (Bo7).