Ilustrasi Gerakan Yoga untuk Mengatasi Nyeri Haid

4 Gerakan Yoga untuk Mengatasi Nyeri Haid

Teraspos.com – Nyeri yang dirasakan ketika datang bulan, mungkin kerap terjadi pada sebagian wanita. Nyeri ketika datang bulan dapat jadi salah satu hal yang menyakitkan pun adakalanya mengganggu kesibukan sehari-hari.

Tak cuma nyeri, adapun gejala lain yang dirasakan para wanita ketika sindrom prahaid atau yang lebih kerap disebut dengan PMS seperti sakit kepala, diare, kelelahan, mual atau muntah, kekenyangan, nafsu makan yang meningkat, dan juga perubahan mood atau mood swings.

Untuk meredakan nyeri ketika datang bulan, selain obat Anda juga dapat mencoba sebagian gerakan yoga yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri hal yang demikian.

Berikut ialah 4 gerakan yoga yang membantu atasi rasa nyeri ketika datang bulan, dikutip dari beragam sumber.

  1. Wide child’s pose

Untuk mengerjakan pose ini, panjangkan punggung ke bawah dan buka pinggul, dengan posisi kedua lutut terpisah lebar dan perut rileks di antaranya. Gerakan peregangan ini akan mengurangi nyeri pinggul, serta membantu meningkatkan atau mempertahankan kesehatan pinggul. Pose ini akan memicu perasaan relaksasi dan ketenangan.

Cara melakukan :

Untuk mengerjakan gerakan ini Anda memerlukan matras yoga atau alas. Berlututlah di atas matras dan pastikan tumit dan pantat saling bersentuhan. Setelah itu baringkan dada dengan perlahan ke arah bawah hingga dahi menyentuh matras. Lalu rentangkan lengan lurus ke depan dengan telapak tangan merekat di matras.

  1. Cat Cow

Cat-cow ialah pose yang tidak cuma menargetkan punggung namun juga otot perut Anda.

Metode mengerjakan : Tangan dan lutut sejajar di bawah bahu. Meskipun lutut harus sejajar di bawah pinggul. Regangkan kepala Anda ke atas secara perlahan, lihat ke atas ketika Anda menarik nafas. Pada ketika yang sama, angkat tulang ekor ke atas dan posisikan perut ke arah sebaliknya.

Kini saatnya beralih ke pose cat. Bernafaslah dengan normal. Kemudian, sesudah menarik nafas dalam-dalam, hembuskan nafas perlahan dan tekuk punggung Anda. Kepala dan tulang ekor Anda akan meregang ke tanah. Lengkungan tulang belakang secara perlahan akan memunculkan rasa hangat untuk otot punggung serta meregangkan dan mengencangkan perut Anda.

Buang nafas pada pose cat dan tarik nafas pada pose cow. Ulangi 5 hingga 20 kali untuk membantu meredakan nyeri Anda.

  1. Pigeon pose

Pigeon pose akan membantu pinggul Anda terasa lebih rileks karena membendung tekanan kram menstruasi. Pose ini juga akan membantu meregangkan dan meredakan nyeri yang terasa di pinggul Anda.

Cara melakukan :

Pertama, posisikan diri dalam posisi duduk tegak. Tekuk lutut kanan, dan rentangkan kaki kiri ke belakang. Lengkungkan punggung ketika meletakkan tangan di pinggul. Peregangan yang lebih intens dapat ditempuh kalau Anda mengangkat tangan ke atas kepala dan menyatukan kedua tangan.

Posisikan diri Anda pada posisi merangkak. Bawa lutut kanan ke depan ke arah pergelangan tangan kanan, dan rentangkan pergelangan kaki kanan sehingga sejajar dengan pinggul kiri. Pelan geser kaki ke belakang.

Dikala kaki menjulur ke belakang, Anda akan menikmati peregangan pinggul kiri dan Anda mungkin juga menikmati peregangan di sisi kanan, namun harus tidak menyakitkan. Sekiranya terasa sakit, Anda mungkin perlu mengubah posenya.

Bendung pose ini selama sebagian nafas sebelum kembali ke tengah dan ulangi pose hal yang demikian dengan kaki kanan terentang ke belakang dan lutut kiri ditekuk. Ulangi 5 hingga 10 kali.

  1. Corpse pose

Pose ini ialah pose penutup yang kerap dilaksanakan dalam latihan yoga, dan dapat betul-betul bermanfaat dalam latihan mindfulness untuk memecahkan nyeri haid. Pose satu ini bukan tidak dilaksanakan untuk latihan peregangan dan lebih mengarah ke latihan untuk menenangkan atau memfokuskan pikiran Anda.Pose corpse pose juga disebut Savasana.

Cara melakukan :

Meringkuk telentang, dan sandarkan telapak tangan menghadap ke atas. Pelan rilekskan tubuh Anda, mulai dari komponen atas kepala, lalu leher, bahu, tulang belakang, lengan dan tangan, paha, betis, pergelangan kaki, dan terakhir kaki.