Kisah Abu Nawas yang Bisa Seberangi Lautan Tanpa Berenang

Kisah Abu Nawas yang Bisa Seberangi Lautan Tanpa Berenang

Teraspos.com – Dikisahkan Baginda Raja tiba-tiba memanggil Abu Nawas. Terbukti Raja punya tugas yang harus Abu Nawas selesaikan. Tugas ini terbilang aneh dan mustahil.

“Misi apa itu, Yang Mulia?” tanya Abu Nawas terhadap Raja dengan penuh penasaran, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Tabassam Official, Ahad (27/11/2022).

“Ini, kamu tahu kan negeri kita ini punya teluk yang luas, melainkan sayang tak pernah ada satu orang pun mampu menyeberanginya. Apakah kamu mau berenang ke sana?” tanya Raja.

Abu Nawas tak bisa berkutik. Ia tergagap. Kemudian dengan sangat terpaksa berujar, “Ya, aku akan menjalankannya, Yang Mulia.”

Pertemuan selesai. Abu Nawas menggerutu begitu meninggalkan istana. Kepalanya tiba-tiba menjadi berat. Susah diajak berpikir. Asam lambungnya juga naik, pertanda stres sedang hinggap.

Selanjutnya si jenius ini berjalan gontai ke pantai. Ia memandangi teluk yang luas itu. Sebagian kali Abu Nawas menarik napas dalam-dalam.

Pikirannya masih kalut, ketika dia kesudahannya duduk di bawah sebuah pohon palem. Ia coba mencari pandangan baru menyiasati misi yang mustahil tersebut.

Pada waktu itu Abu Nawas melihat baju si kecil-si kecil terkapar di atas bebatuan di sampingnya. “Di mana si kecil itu? mereka pasti berenang di pantai,” gumam Abu Nawas.

Lantas itu juga, kepala Abu Nawas tiba-tiba enteng. Asam lambungnya normal-normal saja. Hanya kepengin makan yang sedap-sedap. Senyumnya malahan terkembang. Tampaknya dia telah menemukan pandangan baru cemerlang.

Abu Nawas lalu pulang dan bangun pagi-pagi sekali pada hari selanjutnya. Ia segera berangkat ke pantai dengan membawa baju ganti.

Sambil tersenyum, Abu Nawas melepaskan baju dan cincinnya, lalu meletakkannya di pasir. Ia juga melepaskan sepatunya dan meletakkannya di samping pakaiannya. Sesudah itu, Abu Nawas pergi.

Satu jam kemudian raja dan para menteri datang ke pantai. Mereka terkaget-terkejut ketika mengenal ada baju Abu Nawas yang teronggok di atas pasir.

Mereka malahan berspekulasi Abu Nawas sedang berenang mengarungi laut untuk menempuh teluk. “Luar umum ini orang,” ucap Raja sambil geleng-geleng kepala.

Sedangkan begitu, beberapa tangan kanan Raja ada yang tak yakin jikalau Abu Nawas benar-benar berenang menyeberangi lautan. Mereka kesudahannya pergi mendatangi rumah Abu Nawas untuk mempertimbangkan keberadaannya.

Sayang di sana rombongan Raja hanya bersua istri Abu Nawas yang menyebutkan eksistensi suaminya.

“Kemarin dia bercerita jikalau akan berenang menyeberangi teluk. Ia berkata bahwa Yang Mulia memerintahkannya melaksanakan demikian. Memandang aku tak tega memperbolehkannya pergi sebab aku tahu dia bukan perenang yang bagus,” kata istrinya dengan nada sedih.

Kemudian salah seorang pegawai istana datang terhadap Raja dan memberi tahu sebuah kabar bahwa Abu Nawas telah ditemukan oleh nelayan. Abu Nawas dijemput oleh rombongan Raja di tepi pantai dengan situasi pura-pura pingsan.

Mujur Abu Nawas tak berdaya, Raja kemudian berusaha membangunkannya. Kamu senyuman manis Abu Nawas setelah tersadar membikin lega Raja, sebab Abu Nawas selamat dari maut.

” hebat, Abu Nawas,” pungkas Baginda Raja Harun Ar-Rasyid.

Wallahu a’lam bisshawab.