Fifa World Cup Qatar 2022

Daftar 8 Timnas Negara Besar Tidak Lolos Piala Dunia 2022

Chili telah hadir di Piala Dunia sejak edisi pertama tahun 1930. [Marcelo Hernandez/Reuters]

Dari Italia hingga Mesir, berikut adalah daftar 8 timnas negara besar yang tidak lolos piala dunia 2022.

Siapa saja yang tidak lolos Piala Dunia 2022 ?

Malahan sebelum tendangan bola pertama di Piala Dunia Qatar 2022, penggemar yang belum meniru kualifikasi turnamen akan kaget: Jawara Eropa dikala ini dan juara Piala Dunia empat kali Italia tak akan termasuk di antara peserta.

Sementara kegagalannya untuk lolos sudah menyebabkan regu itu malu, itu bukan satu-satunya nama besar yang sirna dari daftar Qatar 2022.

Sebagian regu besar lainnya dari Eropa, Amerika Selatan dan Afrika juga akan menyaksikan turnamen dari rumah.

Berikut ialah sebagian pihak yang tak akan naik pesawat ke Qatar pada bulan November:

1. Italia
Peringkat: 6

Pertunjukan terbaik di Piala Dunia: Kampiun (1934, 1938, 1982 dan 2006)

Italia gagal mengamankan satu daerah sesudah keok pada menit ke-92 dari Makedonia Utara di semifinal playoff mereka pada bulan Maret. Fakta bahwa mereka berada di babak playoff juga mengagetkan, mengingat kemenangan Euro 2020 mereka tahun lalu dan serangkaian hasil baik di babak kualifikasi sebelum turnamen.

Tetapi, dalam lima perlombaan selanjutnya, mereka cuma menang sekali dan dibendung imbang empat kali. Daerah kedua di belakang Swiss membawa mereka ke babak playoff di mana mereka gagal mencetak gol dan kehilangan Piala Dunia untuk kedua kalinya berturut-ikut serta.

2. Kolumbia
Peringkat: 17

Pertunjukan terbaik di Piala Dunia: Perempat final (2014)
Membanggakan eks juara Sepatu Emas Piala Dunia, James Rodriguez, dan penampilan mengesankan di dua edisi terakhir turnamen, Kolombia ialah salah satu unggulan untuk mengamankan daerah di Qatar 2022.

Regu Amerika Selatan itu finis di urutan keenam dalam kualifikasi CONMEBOL, satu skor di belakang Peru yang mengambil daerah playoff sesudah empat regu teratas menerima kualifikasi otomatis.

Rodriguez, yang bermain sepak bola klub di Qatar selama satu tahun, berbagi kekecewaannya dan mengatakan ia “amat kesakitan” dalam posting media sosial yang panjang sesudah timnya gagal lolos.

3. Swedia
Peringkat: 20

Pertunjukan terbaik di Piala Dunia: Runner-up (1958)

Swedia sudah menjadi komponen dari 12 dari 21 piala dunia. Negara ini menjadi tuan rumah turnamen pada tahun 1958 dikala regu mencatat hasil terbaiknya dengan menempuh final di mana dia keok dalam perlombaan dengan nilai tinggi lagi Brasil.

Perjalanan perempat finalis 2018 ke Qatar itu tergelincir dikala mereka keok tiga kali dari enam perlombaan mereka di leg kedua kualifikasi tahun lalu. Mereka usai di urutan kedua di grup mereka di belakang Spanyol dan diadu melawan Polandia di babak playoff.

Perlombaan playoff diadakan di Polandia dan regu tuan rumah mengambil profit penuh dari dukungan dengan menang 2-0 dan mengakhiri cita-cita regu muda Swedia untuk menempuh Qatar.

4. Chili
Peringkat: 29

Pertunjukan terbaik di Piala Dunia: Daerah ketiga (1962)

Chili sudah hadir di Piala Dunia semenjak edisi pertama pada tahun 1930. Mereka menjadi tuan rumah turnamen pada tahun 1962 dan finis ketiga.

Dalam edisi terakhir (1998, 2010 dan 2014), Chili menempuh babak 16 besar. Penampilan itu datang dengan pemain seperti Arturo Vidal, Gary Medel dan Alexis Sanchez. Dengan menurunnya kinerja para pemain hal yang demikian, Chile kesusahan menerima hasil yang bagus.

Mereka cuma memenangkan satu dari empat perlombaan kualifikasi terakhir mereka untuk Qatar 2022. Chili kemudian berupaya supaya Ekuador didiskualifikasi dengan mengungkapkan bahwa Byron Castillo dari Ekuador ialah orang Kolombia dan tak memenuhi persyaratan untuk mewakili Ekuador.

FIFA, bagaimanapun, mengungkapkan bahwa pemain membatasi kewarganegaraan Ekuador permanen dan memenuhi persyaratan untuk mewakili negara cocok dengan peraturan.

5. Nigeria
Peringkat: 31

Pertunjukan terbaik di Piala Dunia: Babak 16 besar (1994, 1998, 2014)

Nigeria mengawali debutnya di Piala Dunia 1994 dan seketika menjadi hit di kalangan fans sebab gaya permainan mereka yang menyerang dan selebrasi gol yang menghibur.

Super Eagles memuncaki grup mereka namun tersingkir dari turnamen di babak 16 besar sesudah comeback menakjubkan oleh Italia yang dipimpin oleh Roberto Baggio.

Semenjak itu, Super Eagles cuma tidak datang di turnamen 2006 sebelum kembali lagi dikala Piala Dunia dimainkan di Afrika Selatan empat tahun kemudian.

Kali ini, cita-cita Nigeria untuk bermain di depan banyak penduduk ekspatriat Nigeria pupus dikala mereka bermain imbang di kedua leg playoff melawan Ghana. Leg kedua perlombaan memandang Ghana lolos ke Qatar menurut gol tandang.

6. Rusia

Peringkat: 35

Pertunjukan terbaik di Piala Dunia: Keempat (1966 sebagai Uni Soviet), perempat final (2018)

Satu-satunya pengusiran paksa secara politis dari Piala Dunia 2022 yaitu Rusia. FIFA mengumumkan pengusiran regu dari seluruh persaingan sesudah invasi Rusia ke Ukraina permulaan tahun ini.

Rusia yaitu salah satu unggulan untuk lolos dari Eropa dan melanjutkan perjalanannya di edisi 2018 di mana dia menempuh perempat final. Rusia mengajukan banding kepada larangan hal yang demikian di Pengadilan Arbitrase Olahraga melainkan kemudian menariknya kembali.

Sejarah regu di Piala Dunia dibagi menjadi dua. Pertama seperti Uni Soviet sampai turnamen 1990. Kemudian, Rusia lolos ke tiga piala dunia sampai 2014, sebelum menjadi tuan rumah edisi 2018 di mana mereka tersingkir lewat adu pinalti.

7. Mesir

Peringkat: 40

Pertunjukan terbaik di Piala Dunia: Babak penyisihan grup (1934, 1990, 2018)

Dengan Piala Dunia yang berlangsung di Timur Tengah, Mohamed Salah memimpin regu dan populasi ekspatriat yang besar di Qatar, Mesir akan merasakan kans mereka untuk lolos ke gelanggang 2022.

Tapi, bintang terbesar mereka Salah gagal mengeksekusi pinalti bersama dengan dua lainnya dikala Mesir bermain imbang melawan Senegal di babak playoff.

Mesir sudah gagal via babak penyisihan grup di ketiga piala dunia yang mereka ikuti. Edisi 2018 mengamati akhir yang mengecewakan sebab Salah tak sepenuhnya fit sebab cedera bahu.

8. Aljazair

Peringkat: 37

Pertunjukan terbaik di Piala Dunia: Babak 16 Besar (2014)

Itu yaitu salah satu penyelesaian paling dramatis dari kualifikasi Piala Dunia, dan salah satu yang mengagetkan dunia.

Aljazair berada di ambang menempuh Qatar 2022 sesudah mencetak gol kemenangan di akhir perpanjangan waktu atas Kamerun dalam laga playoff mereka.

Tapi, Karl Kios Ekambi mencetak gol sebagian detik sebelum peluit akhir dan membukukan daerah timnya menurut gol tandang.

Pelatih Aljazair Djamel Belmadi tercengang dan tak bisa dihibur sementara Kamerun merayakan kembalinya mereka ke turnamen.