Pahlawan Kemenangan Juventus atas Verona, Moise Kean Malah Kena Sembur Massimiliano Allegri

Pahlawan Kemenangan Juventus atas Verona, Moise Kean Malah Kena Sembur Massimiliano Allegri

Teraspos.com – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, ngamuk ke pemain mudanya, Moise Kean, usai perlombaan melawan Hellas Verona dalam lanjutan Liga Italia 2022-2023. Padahal, Moise Kean jadi pahlawan kemenangan Juventus dalam perlombaan itu.

Juventus kelimpungan menghadapi konfrontasi sengit Verona pada lanjutan Liga Italia 2022-2023 yang berlangsung di Stadion Marcantonio Bentegodi, Verona, Jumat 11 November 2022 dini hari WIB. Beruntung, tiga poin penting Juventus terselamatkan berkat gol tunggal Moise Kean di menit 60.

Kean dengan cerdas memanfaatkan ruang di lini belakang Verona yang belum total. Umpan matang Adrien Rabiot pun diatasi dengan apik oleh pemain berusia 22 tahun hal yang demikian.

Namun anehnya, Kean justru dimarahi oleh pelatihnya, Allegri. Kean disebut acap kali membikin kesalahan dalam hal pergerakan tanpa bola.

“Kean selalu berada di posisi yang salah, dia perlu bergerak sedikit lebih lebar untuk melepaskan penjaganya, yang dia lakukan lebih baik di babak kedua,” kata Allegri, dikutip Football Italia, Sabtu (12/11/2022).

“Allegri mengaku harus memutar otak melihat kelakuan Kean. Beruntung, penyesuaian taktiknya terbilang tepat guna, dan Kean pun kemudian mencetak gol,” sambungnya

“Rabiot menyerang ruang dengan larinya yang kuat, kemudian saya harus memindahkan Danilo sebagai full-back dan itu adalah situasi darurat,” sambung Allegri.

Kean musim ini telah tampil sebanyak 17 kali, tetapi baru mencetak dua gol. Menurut Allegri, jika tampil lebih disiplin, Kean dapat mencetak gol lebih banyak lagi.

Tapi, Allegri konsisten mewajarkan hal itu karena Kean masih berusia belia. Menurutnya, masih panjang perjalanan yang seharusnya dicapai untuk menjadi penyerang hebat.

“Kean tidak memiliki teknik yang lain, tetapi dia adalah pemain yang bisa sangat penting. Jika dia bermain lebih teratur, dia akan mencetak lebih banyak gol,” ujarnya

“Saya senang terutama dengan peningkatan sikap dan mentalitasnya dibandingkan musim-musim sebelumnya, tetapi dia lahir pada tahun 2000 dan masih anak-anak,” tutupnya.