PIALA DUNIA QATAR 2022 BAJU PETUGAS KEAMANAN

Piala Dunia Qatar 2022 : Bagaimana Qatar Berencana untuk Memastikan Tingkat Keamanan di Piala Dunia 2022

Pasukan keamanan Qatar, bersama dengan mitra dari 13 negara, telah melakukan latihan keamanan lima hari di seluruh negeri.

Lebih dari 1,2 juta penggemar diperkirakan akan mengunjungi Qatar selama kompetisi yang berlangsung dari 20 November hingga 18 Desember. [Sorin Furcoi/Al Jazeera]

Qatar diperkirakan akan mengerahkan puluhan ribu pasukan keamanan untuk memutuskan kelancaran Piala Dunia.

Negara tuan rumah sudah menandatangani bermacam kesepakatan kerjasama keamanan dengan sebagian negara. Lebih dari 1,2 juta penggemar diinginkan mengunjungi Qatar selama persaingan yang berlangsung dari 20 November sampai 18 Desember.

Pasukan keamanan Qatar, bersama dengan mitra dari 13 negara, sudah menjalankan latihan keamanan selama lima hari di semua negeri. Latihan hal yang demikian bertujuan untuk menguji kesiapan dan tenaga tanggap layanan darurat, lapor harian lokal The Peninsula.

Berdasarkan panitia keamanan turnamen, latihan yang diberikan nama Watan (yang diterjemahkan menjadi bangsa dalam bahasa Arab), melibatkan 32.000 personel keamanan pemerintah dan 17.000 dari sektor keamanan swasta.

Negara mana yang menolong?
Turki sebelumnya mengumumkan akan mengirim lebih dari 3.000 petugas polisi anti huru hara untuk menolong mengamankan stadion dan hotel. Turki juga akan mengirim 100 petugas polisi operasi khusus, 50 pakar bom, dan 80 anjing pelacak, katanya.

Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan pada Januari bahwa Turki juga sudah melatih 677 personel keamanan Qatar di 38 bidang profesional yang berbeda, tanpa membeberkan secara spesifik.

Pada bulan Agustus, Pakistan sependapat untuk mengirim pasukan ke Qatar untuk memberikan keamanan selama turnamen. Pasukan mendarat di Doha permulaan bulan ini, berdasarkan Radio Pakistan, penyiar negara.

Juga pada bulan itu, parlemen Prancis menyetujui pengerahan sekitar 220 personel keamanan ke negara Teluk itu untuk turnamen hal yang demikian. Pengerahan itu akan memutuskan keamanan para penggemar, termasuk warga negara Prancis, kata kementerian dalam negeri Prancis.

Qatar juga sudah menandatangani perjanjian kerja sama keamanan dengan Maroko, Kantor Info Qatar melaporkan bulan lalu. Tahun lalu, outlet isu Maroko melaporkan bahwa Rabat akan mengerahkan spesialis keamanan siber ke Qatar selama turnamen.

Pada bulan Mei, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan akan mendorong Doha memberikan Piala Dunia yang “aman” dan “aman”.

Kementerian mengatakan akan mendorong Qatar dengan kecakapan militer untuk melawan “terorisme” dan ancaman lain kepada lomba sepak bola. Dukungan hal yang demikian akan meliputi dukungan keamanan maritim dari Angkatan Laut Kerajaan, pelatihan pencarian daerah lanjutan, perencanaan operasional dan dukungan komando dan kontrol, dan anjuran pakar lebih lanjut, kata kementerian itu.

Qatar juga mempunyai kesepakatan dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk berprofesi sama dalam “pengontrolan teknis” selama turnamen.

“Pembatasan teknis bertujuan untuk mengidentifikasi dan menempatkan tanggung jawab yang berkaitan dengan kerja sama antara kedua belah pihak, dan kontribusi angkatan bersenjata AS untuk memberikan dukungan pada acara Piala Dunia FIFA 2022,” kata kementerian pertahanan Qatar dalam sebuah pernyataan permulaan bulan ini.

The National yang berbasis di Uni Emirat Arab melaporkan permulaan tahun ini bahwa eks tentara Yordania juga ditawari peran di Piala Dunia.

Ketika Piala Dunia kian dekat, peningkatan kesibukan berkaitan keamanan nampak di jalan-jalan Qatar. Sebuah sentra komando sentra sudah disusun untuk memantau rekaman kamera keamanan dari delapan stadion Piala Dunia.