Virgil van Dijk dari Belanda merayakan golnya melawan Belgia di UEFA Nations League UEFA Nations League. Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Belanda – 25 September 2022 [Piroschka Van De Wouw/Reuters]

Piala Dunia Qatar 2022 : Bisakah Belanda Melebihi Batas Ekspektasi di Piala Dunia 2022?

Ada optimisme di sekitar regu Belanda ini sesudah serangkaian penampilan mengesankan di Liga Bangsa-Bangsa.

Belanda telah menghasilkan banyak tim hebat dalam sejarahnya tetapi pada akhirnya kurang berprestasi di panggung internasional [Piroschka Van De Wouw/Reuters]

Penampilan Piala Dunia : 10 Kali
Gelar: 0
Finish terbaik: Runner-up (1974, 1978, 2010)
Rekor Piala Dunia: W27 D12 L11
Gol: 86
Kemenangan terbesar: 5-0 vs Korea Selatan (1988)
Pemain yang harus diperhatikan: Virgil van Dijk
Peringkat: 8
Jadwal Pertandingan: Senegal (21 November 2022), Ekuador (25 November 2022), Qatar (29 November 2022)

Saat Belanda menuju Piala Dunia 2022 di Qatar, ekspektasi di antara para penggemar lebih terkendali daripada di turnamen sebelumnya.

Skuad Oranje ketika ini tidak bertaburan bintang seperti generasi sebelumnya dan tersingkir dari Kejuaraan Eropa tahun lalu dengan kekalahan 2-0 dari Republik Ceko di babak 16 besar.

Semenjak itu, Belanda sudah mencatat serangkaian hasil yang mengesankan melawan oposisi yang tangguh, termasuk dua kemenangan atas tetangga Belgia di Nations League untuk memuncaki grup mereka.

Hasil imbang yang menguntungkan dengan Qatar, Senegal dan Ekuador di babak penyisihan grup Piala Dunia kian meningkatkan motivasi.

Timnas ini juga muncul di belakang manajer Louis Van Gaal yang membawa mereka ke final Piala Dunia 2014 sesudah terbongkar bahwa ia mendapatkan perawatan untuk kanker prostat.

Belanda sudah mewujudkan banyak regu hebat dalam sejarahnya melainkan walhasil kurang berprestasi di pentas internasional, gagal memenangkan Piala Dunia walaupun menempuh tiga final.

Pada tahun 1974 Belanda, yang dikapteni oleh Johan Cruyff, menempuh final pertama mereka dengan menerapkan gaya “Sempurna Football” – dimana pemain outfield bisa berganti posisi sambil mempertahankan struktur organisasi. Regu menyerbu fase cara gugur, menyingkirkan Argentina, Jerman Timur dan Brasil, melainkan walhasil keok di final dari Jerman Barat.

Empat tahun kemudian, mereka sekali lagi gagal di final dikala Argentina mencetak dua gol di perpanjangan waktu untuk menang.

Tahun 1980-an akan menonjol penurunan dalam sepak bola Belanda di tingkat klub dan internasional, dengan regu nasional gagal lolos ke Piala Dunia. Tapi, regu, yang terinspirasi oleh Marco Van Basten, akan memenangkan Kejuaraan Eropa 1988.

Pada 1990-an, generasi baru bintang Belanda termasuk Patrick Kluivert, Clarence Seedorf dan Dennis Bergkamp buang Belanda ke serangkaian kampanye Piala Dunia yang mengesankan namun walhasil mengecewakan.

Pada tahun 2010, Belanda akan membawa Spanyol ke perpanjangan waktu di final yang penuh motivasi namun jawara perpanjangan waktu dari Andres Iniesta memutuskan kemenangan bagi Spanyol.

Empat tahun kemudian, regu Belanda yang brilian secara taktis terombang-ambing antara strategi menyerang dengan poin bebas yang menjadikan sundulan lob Robin Van Persie yang tenar dalam kemenangan 5-1 atas Spanyol dan penampilan defensif yang akurat yang membikin mereka menjadikan dua hasil imbang tanpa gol menjadikan gol ketiga. daerah selesai.

Belanda akan gagal lolos pada 2018 sesudah finis ketiga di grup kualifikasi mereka ke Prancis dan Swedia.

Sakit kepala penjaga gawang Van Gaal
Pembicaraan paling panas perihal pemilihan regu berpusat pada siapa yang semestinya mengawali di gawang.

Manajer Van Gaal menurunkan kiper reguler Jasper Cillessen yang pindah ke klub Belanda NEC dari Valencia, untuk dua lomba Nations League.

Sikap Cillessen juga dipertanyakan oleh eks rekan setimnya Rafael van der Vaart yang menggambarkannya sebagai “pria jahat”.
Secara mengagetkan, van Gaal memberi kiper mantan pejuang Remko Pasveer penampilan senior pertamanya pada umur 38 tahun pada September. Tetapi, kiper Ajax itu mengalami penurunan kinerja di jenjang klub dalam sebagian minggu terakhir.

Kiper Feyenoord, Justin Bijlow, juga dalam kompetisi, namun pemain berusia 24 tahun itu juga mengalami penurunan kinerja.

Oranje membanggakan garis pertahanan yang kuat dan bertabur bintang dengan pemain seperti Virgil van Dijk dari Liverpool FC dan Nathan Aké dari Manchester City. Van Gaal sudah mencoret Matthijs de Ligt dari Bayern Munich dan memilih Jurriën Timber yang lebih gesit.

Van Gaal sudah bereksperimen dengan lini tengahnya dalam sebagian lomba terakhir, namun sebagian pemain dijamin akan diwariskan, termasuk gelandang serbaguna Barcelona Frenkie de Jong dan eks gelandang bertahan Manchester United Daley Blind.

Di depan, Steven Bergjwin dari Ajax dan Memphis Depay dari FC Barcelona kemungkinan akan menjadi starter apabila fit.